Jalan Provinsi Terbuka

Muaraenim, BP

Timbunan longsor yang menutupi 17 titik jalan provinsi  menghubungkan Simpang Meo dengan Semende Darat Laut, Kabupaten Muaraenim, Jumat (13/4), sekitar pukul 09.30, sudah bisa dilewati kendaraan roda empat maupun roda dua.

Terbukanya jalan provinsi tersebut setelah petugas Dinas PU Bina Marga bersama  tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Muaraenim telah melakukan pembersihan sejak lusa lalu.

Kegiatan pembersihan jalan dari timbunan longsor tebing tersebut, masih terus berjalan dengan menggunakan alat berat dan dibantu puluhan warga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Muaraenim Untung, kemarin, mengatakan, kegiatan pembersihan jalur yang longsor tertimbun tanah, masih terus dilakukan.

Selanjutnya, menurut dia, alat berat dibawa menuju jalan kabupaten menuju Desa Lubuk Nipis yang tertimbun tanah sebanyak empat titik.

“Sekarang tim menuju Kecamatan Semende Darat Ulu, di sana masih ada longsor yang menutup jalur ke lima desa,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, longsor terjadi di daerah Semende karena derasnya air hujan yang mengguyur Muaraenim.

Material tebing yang longsor menyebabkan akses jalan ke daerah Semende menjadi tertutup tanah.

Data Bagian Pemeliharaan dan Pemanpaatan Dinas PU Bina Marga Muaraenim, terdapat lebih dari 15 titik jalan yang mengalami longsor.

Longsor berada di ruas jalan kabupaten mulai SP Lubuk Nipis sampai Lubuk Nipis. Pada jalan sepanjang empat kilometer  terdapat empat  titik longsor.

Akibat longsor menyebabkan jalur lalulintas dari Desa Lubuk Nipis ke ibukota kecamatan menjadi terganggu.

Ruas jalan Kabupaten lain yang juga mengalami longsor adalah Jalan Tanjung Raya-Tenam Bungkuk, di Kecamatan Semende Darat Tengah.

Di lokasi itu, terdapat dua titik longsor yag berakibat terhambatnya jalur lalu lintas dari desa ke ibukota kecamatan.

Jalan Kabupaten lain yakni di Pulau Panggung-Segamit Kecamatan Semende Darat Ulu.

Pada daerah itu, terdapat longsor sebanyak satu  titik di Desa Sri Tanjung.

Akibat longsor itu menyebabkan akses jalan ke kecamatan dari desa menjadi tertutup. Kemudian, jalan kabupaten lainnya, yakni Sp Begadang-Cahaya Alam, di Kecamatan Semende Darat Ulu. Pada ruas jalan itu terdapat longsor sebanyak dua titik.

Kondisi longsor parah terjadi pada ruas jalan provinsi mulai Simpang Meo sampai Pulau Panggung.

Pada jalur itu terdapat enam titik yang longsor hingga  mengakibatkan terputusnya jalur lalulintas menuju Kecamatan SDL, SDT, dan SDU. /nur