Guru S2 Masih Langka

Palembang, BP

Guru berpendidikan strata 2 (S2)  saat ini masih langka, atau hanya satu persen dari total empat juta guru di Indonesia. Sedangkan yang strata satu sekitar 48 persen, sehingga menyiapkan kualifikasi guru ini menjadi sangat terbuka.

Demikian dikatakan, Ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Sulistyo saat memberi sambutan upacara wisuda Universitas PGRI Palembang di Graha serbaguna Dekrenasda Kamis (12/4).

Ia mengatakan, jumlah guru di Indonesia mencapai empat juta orang, antara lain guru di bawah naungan Kemendikbud RI yang sudah masuk NUPTK sebanyak 2.926.676 orang dan guru di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) sekitar 900.000 guru.

Guru yang berjumlah sekitar 2.900.000 guru di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kembudayaan (Kemdikbud) RI yang telah memiliki Nomor Unik Pendidik Tenaga Kependidikan (NUPTK) sudah berkualifikasi S1 dan D4 sebesar 50,1 persen.

Selain itu, jumlah guru non negeri saat ini cukup besar dengan karakteristik yang beragam, diantaranya ada guru honor, sekolah swasta dan guru yayasan yang juga sangat variatif. Menurutnya jika pemerintah serius kekurangan guru sesungguhnya masih sering nampak di sekitar. Karena pemerintah sering memasukkan guru di Indonesia untuk membagi jumlah murid dan guru, sehingga perbandingannya menjadi sagat bagus.

Padahal, sebenarnya semua itu guru yang statusnya tidak jelas. Namun, dianggap tetap dengan tugas tetap tetapi dalam perhatiannya masih jauh dari harapan. Untuk itu, pihaknya mengharapkan, kepada para calon guru tidak hanya menjadi guru seadanya tetapi guru yang istimewa.

Yakni guru yang mampu memberikan inspirasi kepada siswanya, sehingga menjadi anak cerdas, berbudi dan berkualitas untuk menjadi pemimpin masa yang akan datang. /ris