Dihipnotis, Motor Tukang Ojek Dilarikan

Palembang, BP

Dengan kondisi masih bingung, Herman (53), warga Jalan Swadaya RT 44 RW 13 Kelurahan Srijaya, Kecamatan Sukarami melaporkan kejadian perampasan sepeda motor miliknya ketika sedang mengantarkan penumpangnya di kawasan Keramasan, Selasa (10/4) pukul 12.00.

Awal kejadian dijelaskan korban, saat sedang menunggu penumpang ojek di Jalan Inspektur Marzuki dekat SMA N 11, dirinya dijumpai oleh seseorang bertubuh besar yang minta diantarkan ke Kawasan Keramasan, Kecamatan Kertapati. Begitu sampai di lokasi, korban diminta pelaku turun dari sepeda motor, namun korban hanya bisa terdiam dan sedikit bingung.

“Saya itu seperti dihipnotis, saya mau saja ketika disuruh turun dari sepeda motor. Kemudian pelaku kabur dengan membawa motor Yamaha Vega R warna hitam nomor polisi BG 5893 ID milik anak saya yang biasa saya bawa ngojek,” katanya.

Ditambahkan korban, dirinya pun tidak ada curiga sama sekali dengan pelaku yang dengan mudah merampas sepeda motornya. Namun, korban masih beruntung tidak dilukai dan tidak dipintai uang oleh pelaku.

“Saya pulang dengan naik angkot karena uang saya yang ada di saku tidak diambil pelaku. Saya lama termenung di lokasi kejadian, sekitar pukul 17.00 saya baru bisa pulang naik angkot,” katanya.

Sementara itu anak korban, Hendriadi (24) karyawan ketering membenarkan ucapan Ayahnya. Ketika pulang sang bapak seperti orang yang bingung dan pulang tidak dengan motor yang dibawanya untuk ngojek.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting melalui Kasat Reskrim Kompol Frido Situmorang membenarkan adanya laporan korban. Saat ini petugas sedang menyelidiki kasus ini. “Petugas sedang memeriksa korban, selanjutnya kita akan selidiki perkara ini, jika benar sepeda motor korban hilang kita akan kejar pelaku,” tegasnya. /ren