Dana Penerangan Jalan Minim

Inderalaya, BP

Pemkab Ogan Ilir (OI) pada 2012, hanya menganggarkan 50 titik pemasangan lampu jalan senilai Rp250 juta.

Padahal. penerangan jalan terutama malam hari sangat dibutuhkan karena jika tidak, mengakibatkan rawan tindakan kriminalitas.

Kepala Badan Kebersihan dan Tata Kota Kabupaten OI Abul Hoiri melalui Sekretarisnya H Junaedy Zulkifly, Jumat (13/4), mengaku, ingin semua permintaan masyarakat dipenuhi.

Namun keterbatasan anggaran, terpaksa menurut dia, pemberian titik lampu jalan berdasarkan skala prioritas.

Beberapa prioritas itu seperti fasilitas umum tempat ibadah dan tempat yang dianggap rawan kecelakaan.

Sehingga dia meminta masyarakat yang telah mengajukan permohonan dapat bersabar, dan yang terpenting setiap dari permohonan warga yang masuk akan diterima untuk selanjutnya tim akan mengadakan survei apakah daerah tersebut, telah masuk kebutuhan mendesak atau tidak.

Anggota DPRD Sonedia mengatakan, penambahan titik lampu harus dibarengi dengan perawatan.

Dia beralasan masih banyak juga titik lampu jalan yang sudah ada kurang berfungsi optimal, namun tidak diganti.

Herman, salah satu warga Desa Tanjung Pering, Inderalaya Utara menjelaskan, jumlah lampu jalan yang berada di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Km 33 hingga batas kota arah Prabumulih dirasakan masih kurang.
“Dari simpang Tanjung Pering hingga simpang Tanjung Baru sampai ke perbatasan gerbang kota sebaiknya setiap 100 meter ada sebuah lampu jalan,” ujarnya.
Masih kurangnya penerangan jalan, Herman mengungkapkan, kecelakaan di ruas Jalinsum sering terjadi.  /hen