9 Kecamatan Rawan Banjir

Martapura, BP

Menyikapi kondisi ekstrim sebulan terakhir ini yang terjadi di wilayah OKUT. Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) OKUT mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana.

“OKUT merupakan salah satu kabupaten di Sumsel yang rawan bencana di antaranya rawan banjir, angin puting beliung, dan longsor,” ujar Kepala BPBD OKUT Darlizar Effendi, Jumat (13/4).

Untuk rawan longsor dijelaskan Darlizar, berada di sepanjang Jalur Komering. Tapi bukan terletak di pemukiman warga, namun hanya di sepanjang jalan raya saja.

“Kalau untuk jumlah titiknya kita belum bisa memastikan, tapi mulai dari Kecamatan Bunga Mayang hingga Desa Gunung Batu itu rawan longsor,” ucapnya.

Dia mengimbau, terutama bagi pengguna jalan supaya ekstra hati-hati jika sedang melintas wilayah tersebut.

Meski beberapa sebagian sudah dilakukan pemberonjongan, seperti di wilayah Madang Suku I dan di Desa Baturaja Bungin.

“Kalau dilihat dari geografis, kemungkinan rawan longsor itu sedikit mengingat OKUT berada pada daratan rendah, berbeda dengan OKUS,” katanya.

Saat ini yang harus di waspadai lanjutnya, adalah ancaman banjir. Dari 20 kecamatan yang ada, sembilan kecamatan dipastikan memiliki potensi besar terendam banjir.

Kesembilan kecamatan itu  adalah Kecamatan Martapura, Bunga Mayang, Buay Madang, BP Bangsa Raja, Madang Suku I, Madang Suku II, Cempaka, Semendawai Barat, dan Kecamatan Semendawai Suku III.

Dikatakan, untuk mengetahui debit ketinggian air, BPBD selalu berkoordinasi dengan pihak Irigasi Damarpura, Kabupaten OKUS jika sewaktu-waktu debit air tinggi pihaknya langsung siaga satu.

“Kita terus melakukan koordinasi untuk selalu siaga bencana. Bahkan tim unsur komando kita selama 24 jam memantau perkembangan cuaca yang terjadi di OKUT,” tandasnya. /mas