Sarang Burung Walet Ditertibkan

Muaraenim, BP
Pengusaha sarang burung walet yang berada di tengah Kota Muaraenim dengan memanfaatkan rumah toko (ruko), siap-siap untuk ditertibkan petugas.

Pasalnya, pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaraenim dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, sepakat untuk melakukan penertiban terhadap usaha jenis ini.

”Izin yang mereka ajukan untuk membangun ruko, bukan izin penangkaran burung walet. Namun pada kenyataannya ruko yang dibangun tersebut pada bagian lantai atasnya disalahgunakan. Ini ’kan tidak benar,” cetus Ketua DPRD Muaraenim M Thamrin AZ ketika memberikan penjelasan kepada wartawan terkait rencana pembahasan raperda burung walet, Selasa (10/4).

Menurut Thamrin, penangkaran burung walet selain melanggar tata kota, juga melanggar Peraturan Daerah (Perda) yang akan dilakukan perubahan oleh Badan Legislasi.

Thamrin mengaku, seyogianya penangkaran burung walet dilakukan di luar kota, sebab bila di dalam kota selain membuat masyarakat terganggu, juga wajah kota menjadi kotor.

Senada dikatakan Bupati Muaraenim H Muzakir Sai Sohar. Menurut dia, sudah seharusnya penangkaran burung walet dilakukan di luar kota.

Maka dari itu, dia meminta agar Raperda burung walet yang dibahas anggota DPRD dilakukan secara komprehensif.

”Artinya dalam raperda itu dicantumkan pasal-pasalnya dengan jelas mengenai aturan penangkaran burung walet tersebut. Sehingga jika melakukan pelanggaran bisa diambil tindakan tegas,” katanya. /nur