Rombongan Pak Cik Malaysia Kecopetan

Palembang, BP

Mohammad Hanib (70), warga Jalan Suraya Batu Alim Ruab Pahang, Malaysia, kehilangan buku paspor ketika sedang jalan-jalan di kawasan Pasar 16 Ilir bersama 11 orang temannya, Rabu (11/4) pukul 12.00. Mereka sengaja datang ke Palembang untuk rekreasi.  Namun bukan kepuasan yang diterima melainkan rasa tidak aman di Kota Palembang.

Dijelaskan teman korban Zakaria (60) yang juga ikut rombongan, saat itu mereka sedang menikmati suasana sesaknya Pasar 16 Ilir. Belum lama mengelilingi pasar, terjadilah pencopetan di lokasi. “Kalau saya sudah sering ke Palembang sementara teman saya baru sekali. Sudah saya bilang kalau di pasar kurang aman, tapi ngotot mau ke pasar, akhirnya salah satu dari rombongan ke copetan, beruntung hanya paspor yang hilang,” terangnya.

Menurut korban, buku paspor Malaysia dengan No KAD 403405-06-5145 pengenal atas nama korban tersebut ada di dalam amplop yang diletakkan di saku bajunya. Mungkin pencopet kira itu adalah uang. “Saya merasa ada yang mepet saya saat sedang jalan, belum lama dipepet amplop diketahui sudah hilang, sementara orang yang mepet saya sudah pergi dengan cepat,” katanya.

Lebih lanjut korban menuturkan, kalau dia baru sampai ke Palembang, Selasa (10/4) malam.  Rencananya dua hari akan berliburan di Palembang dan akan ke Pekanbaru melanjutkan perjalanan. Namun, perjalanan itu harus tertunda lantaran paspor dicopet.

Usai melapor kehilangan, korban kemudian di sarankan pihak kepolisan untuk ke Imirgasi guna mengurus permasalahan paspor yang hilang. “Kita menginap di salah satu hotel di kawasan Radial dan akan pergi lagi besoknya, namun kita harus selesaikan pemasalahan paspor di Palembang dulu,” kata korban.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting melalui Kepala SPKT Ipda Ujang Arifin membenarkan korban sudah melaporkan kejadian itu. /ren