Pemuja Shabu Teriaki Polisi Maling

Palembang, BP

Seorang pemakai yang diduga sekaligus pengedar shabu, M Firdaus (28), ditangkap jajaran Buser Polsekta Kalidoni usai melakukan transaksi dengan salah seorang bandar di Jalan Mayor Zen, Lorong Serius, Senin (9/4), sekitar pukul 01.30. Sebelum diciduk, Firdaus sempat mencoba melawan dengan meneriaki polisi sebagai maling.

Tidak hanya itu, warga Mayor Zen, Lorong Sukarami, RT 27 RW 14, Kalidoni ini bahkan mencoba menghilangkan barang bukti dengan melemparnya ke pinggir jalan. Beruntung warga sekitar yang mendengar teriakan pelaku tidak melakukan tindakan bodoh dan polisi berhasil menemukan barang bukti berupa satu paket shabu.

Setelah itu, polisi langsung membawa tersangka bersama barang bukti ke Polsekta Kalidoni.

Kepada petugas, Firdaus mengakui, malam itu dirinya baru saja pulang membeli satu paket shabu seharga Rp100 ribu dengan Husni. Rencananya setelah beli shabu, Firdaus mau pergi ke warnet yang tidak jauh dari sana.

“Waktu keluar lorong, saya ditangkap polisi. Awalnya saya tidak tahu itu polisi, jadi waktu mau ditangkap diteriaki maling,” terang mekanik motor ini.

Firdaus mengatakan, baru satu bulan ini mengonsumsi shabu dan sudah dua kali membeli dengan Husni.

“Pakai shabu biar meningkatkan semangat saja,” tambahnya.

Penangkapan Firdaus sendiri berawal dari informasi masyarakat yang melihat banyaknya orang asing yang keluar masuk lorong untuk bertransaksi shabu.

“Sebelumnya kita dapat informasi dari masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, baru kita lakukan penangkapan. Tersangka ini memang buruan kita cukup lama,” jelas Kapolsekta Kalidoni AKP Asmaja melalui Kanit Reskrim¬† Ipda Cek Mantri.

Tersangka sendiri saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif guna pengembangan lebih lanjut. /wan