Kartu Pos Edisi Ikon Palembang Siap Dipasarkan

Palembang, BP

Kartu pos edisi ikon Palembang sebanyak 10 jenis berbentuk booklet siap dipasarkan di Palembang. Peluncuran kartu pos bergambar benad-benda khas Palembang ini merupakan hasil kerja sama PT Pos Indonesia dan Pemko Palembang untuk mempromosikan wisata lokal.

Kepala Kantor Pos cabang Palembang, Dino Ariyadi mengatakan, rencananya launching booklet ini bertepatan dengan HUT Kota Palembang Juni mendatang. Adapun gambar ikon Palembang yang dimasukkan pada kartu pos itu di antaranya pempek, songket, Jembatan Ampera, dan Benteng Kuto Besak (BKB).

“Untuk satu ikon gambar akan dicetak 10.000 lembar. Dengan tahap awal yang sudah direncanakan ada 10 ikon gambar asli khas Palembang. Ini salah satu program PT Pos tahun ini. Kita ingin mempromosikan Kota Palembang sebagai salah satu kota alternatif untuk berpariwisata karena banyak hal yang terpendam di Kota Palembang ini, oleh karena kurangnya promosi saja sehingga wisatawan jarang ke Palembang,” kata Dino usai bertemu dengan Kepala Dinas Kominfo Palembang, Faisyar, di kantor Kominfo Palembang, Rabu (11/4).

Dengan adanya promosi lewat gambar yang menunjukkan betapa beraneka ragamnya ciri khas yang ada di Kota Palembang melalui kartu pos, diharapkan dapat membangkitkan keinginan orang luar untuk berkunjung ke Palembang.

“Setiap kali orang yang berkunjung ke Kota Palembang ingin kembali lagi ke Palembang, sedangkan yang sudah ada saat ini hanya di Bali saja,” jelas dia.

Selain memuat gambar-gambar ikon Kota Palembang seperti pempek, Ampera, kain songket, dan lain-lain, PT Pos juga berencana mengembangkan kartu pos bergambar bangunan atau lokasi heritage.

“Kita akan coba koordinasikan dulu dengan Kominfo. Tidak hanya heritage, tapi juga makanan khas Sumsel bisa juga. Promosi ini akan bekerja sama dengan Pemko bersinergi bersama BUMN lainnya,” ujar Dino.

Dino menilai, minimnya kunjungan wisatawan di suatu kota selama ini akibat kurangnya promosi. “Duta Besar Indonesia di setiap negara juga mengaku, bagaimana orang luar mau ke Palembang? Selama ini hanya tahunya Bali. Nah lewat ini lah diharapkan akan menjadi tempat pariwisata selain di Bali. Kartu pos ini nanti akan dikirimkan ke duta-duta besar Indonesia di luar negeri,” imbuh dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Palembang, Faisyar mengatakan, pihaknya sangat mendukung atas apa yang dilakukan PT Pos Indonesia. “Dengan adanya hal tersebut diharapkan menjadi ajang promosi Kota Palembang sampai ke taraf Internasional. Hal ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kemajuan pariwisata Indonesia, terutama Palembang. Diharapkan promosi ini dapat menarik perhatian wisatawan mancanegara untuk berlibur di Palembang,” kata Faisyar. /adk