Hakim Kabulkan Gugatan Hak Investasi Sawit

Palembang, BP
Gugatan perdata Junaidi alias Ajun (36), warga Jalan Residen Abdul Rozak, Kelurahan Kalidoni,  Kecamatan Kalidoni Palembang terhadap tergugat Sukamto, pejabat Polda Sumsel atas hak investasi kebun kelapa sawit seluas 240 hektar di Desa Pulau,  Kabupaten Ogan Ilir dikabulkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Klas IA Palembang.

“Mengabulkan gugatan Junaidi alias Ajun senilai Rp359 juta atas tergugat Sukamto Handoko dalam invetasi kebun kelapa sawit di Desa Pulau, Kabupaten Ogan Ilir,” kata Ketua Majelis Hakim Damanik dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Klas IA Palembang, Rabu (11/4).

Terhadap putusan hakim tersebut, tergugat saat itu diwakili Kuasa Hukum Sri Sulastri Kadariah menyatakan masih pikir-pikir terhadap putusan tersebut.

Majelis Hakim pun langsung menutup persidangan. Usai persidangan Benny Moerdani yang menjadi kuasa hukum penggugat merasa belum puas terhadap putusan majelis hakim karena nilai gugatan diajukan kepada tergugat belum sepadan dengan nilai investasi.

“Kita masih pikir-pikir juga terhadap keputusan nilai uang yang dikabulkan majelis hakim karena nilai investasi itu kemarin sebesar Rp409 juta bukan Rp359 juta,” kata Benny.

Namun, ia tetap berharap agar tergugat dapat mentaati keputusan hasil sidang perdata  yang telah mengabulkan gugatan penggugat tersebut.

Diketahui kasus tersebut mencuat setelah penggugat memasukkan berkas gugatan hak investasi kebun kelapa sawit seluas 240 hektar di Desa Pulau,  Kabupaten Ogan Ilir pada 2011.

Dalam berkas gugatan,  penggugat menggugat tergugat atas pemutusan investasi sepihak lahan kebun kelapa sawit seluas 240 hektar di Desa Pulau, Kabupaten Ogan Ilir pada April 2011 dengan nilai investasi yang sudah tertanam sejak Oktober 2011. Kemarin, Pengadilan Negeri Klas IA Palembang telah memutus kasus tersebut dengan mengabulkan gugatan penggugat. /git