Dua Honorer Pemprov Gagal Seleksi BKN

Palembang, BP

Jumlah tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) yang diusulkan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) sebanyak 55 orang. Dari jumlah itu, hanya 53 orang lolos.

“Sementara dua orang lagi, tidak lolos,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumsel, H Muzakir, di Palembang, Rabu (11/4).

Jumlah honorer yang diusulkan ke BKN ini masuk dalam data base untuk pengangkatan tahun 2005, yang masih tercecer dan dihimpun kembali pada tahun 2010-2011. Total semuanya berjumlah 55 orang.

Dari jumlah yang diusulkan sebanyak 55 orang itu, berdasarkan hasil terakhir dan sekarang diumumkan hanya 53 orang masuk dalam kategori satu, sedangkan dua orang lagi tidak lolos.

“Dua orang yang tidak lolos itu, satu tidak mempunyai ijazah, sedangkan satunya lagi usianya masih di bawah 17 tahun sehingga tidak diperbolehkan ikut karena melanggar aturan,” kata Muzakir.

Berdasarkan peraturan perundangan-undangan, minimal boleh bekerja itu umur 18 tahun. Secara logika, mungkin honorer umur 17 tahun ini pada waktu bekerja menggunakan ijazah SMP. Tetapi Muzakir menegaskan, yang jelas mempekerjakan seseorang itu paling tidak umur 18 tahun berdasarkan UU Tenaga Kerja.

“Sehubungan dengan itu, maka hanya 53 honorer sekarang yang diumumkan untuk diverifikasi, jadi silakan saja kalau ada keberatan disampaikan,” kata Muzakir.

Verifikasi untuk 53 honorer ini akan berakhir pada 18 April mendatang. Bila dalam batas itu tidak ada yang mengajukan keberatan maka yang bersangkutan bakal diangkat menjadi pegawai negeri sipil.
Kemungkinan pengangkatan honorer ini tidak sampai Desember tahun 2012. /osk