Tanggul Penahan Irigasi Jebol

Pagaralam,BP

Tingginya curah hujan mulai berdampak negatif terhadap kehidupan petani. Salah satunya tanggul irigasi di Dusun Jangkar, Kelurahan Jangkar Mas, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagaralam, jebol.

Informasi dihimpun, jebolnya irigasi tersebut terjadi Minggu (8/4) sekitar pukul 21.00. Tak pelak, areal persawahan milik warga Dusun Jangkar terancam kekeringan.

Musibah ini membuat tanaman padi yang sedang berbuah, nyaris mati lantaran jebolnya bangunan irigasi sepanjang tiga meter mengakibatakan air yang harusnya menuju areal persawahan malah terbuang ke aliran Sungai Ayek Salak yang berada di bawah irigasi.

“Peristiwa ini terjadi bertepatan dengan turunnya hujan. Kami mengetahuinya setelah mendapati sawah kami sudah kering,” kata Lukman, warga setempat.

Senada diungkapkan Supriadi (36), petani lainnya. Menurut dia, warga sangat prihatin dan resah dengan jebolnya tanggul air tersebut. Menurutnya, bukan hanya padi yang terancam gagal panen, namun kolam ikan milik warga lainnya.

“Kami berharap irigasi ini dapat segera diperbaiki, soalnya irigasi ini merupakan satu-satunya sumber air bagi warga untuk mengairi areal persawahan dan keperluan lainya,” katanya.

Camat Dempo Utara Rusdi melalui Lurah Jangkar Mas Ferimansyah ketika dikonfirmasi membenarkan jebolya tanggul penahan irigasi tersebut.

“Secepatnya kita akan segera berkoordinasi dengan BPBD Pagaralam untuk dicarikan solusinya dan kita berharap persoalan ini dapat segera diatasi sehingga tidak berdampak buruk bagi warga,” katanya. /dar