Ribuan Balita Terserang ISPA

Pagaralam, BP

Penderita penyakit  inpeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kota Pagaralam tergolong sangat tinggi.

Data rekam medik Rumah Sakit Daerah (RSD) Kota Pagaralam selama 2011 hingga 2012 terdapat 1.032 balita di Kota Pagaralam terserang ISPA.

Selain balita, orang dewasa yang terkena penyakit tersebut mencapai 2.834 penderita. Kasus ISPA merupakan kasus paling tinggi dibandingkan kasus lain seperti diare pada anak-anak mencapai 358 kasus.

Infeksi kulit 129 kasus, KDS 106 kasus, typoid 43 kasus, bronkhos 49 kasus, asma 37 kasus, hernia 23 kasus, dan penyakit telinga serta mastiod 20 kasus.

Direktur RSD Besemah dr Edi Kennedy melalui Kasi Rekam Medik Emirza, Senin (9/4),  mengatakan, penyakit ISPA lebih disebabkan efek pencemaran udara terhadap saluran pernapasan.

Kondisi ini menurut dia, dapat menyebabkan pergerakan silia hidung menjadi lambat dan kaku bahkan dapat berhenti sehingga tidak dapat membersihkan saluran pernafasan akibat iritasi oleh bahan pencemar.

“Produksi lendir akan meningkat sehingga menyebabkan penyempitan saluran pernapasan dan rusaknya sel pembunuh bakteri di saluran pernapasan. Akibat dari hal tersebut akan menyebabkan kesulitan bernapas sehingga benda asing tertarik dan bakteri lain tidak dapat dikeluarkan dari saluran pernapasan, hal ini akan memudahkan terjadinya infeksi saluran pernafasan,” beber Emirza.

Sementara untuk untuk kasus diare, menurut dia, disebabkan beberapa faktor di antaranya pola hidup yang belum sehat.

“Anak-anak akan mudah terserang diare sehingga harus mendapatkan perawatan penting. Jika tidak segera ditanggulangi, bisa saja akan berakibat fatal,” katanya.

Sementara untuk kasus rawat inap tertinggi yakni stroke infrak 195 kasus, diare 153 kasus, dispepsia 138 kasus, cedera intrakranial 124 kasus, demam typoid 123 kasus.

Kemudian, trauma kepala 104 kasus, cedera kepala lain dan YTT 72 kasus, kejang 60 kasus, radang kandung kemih 55 kasus, dan hiperplasial prostat 46 kasus. /dar